GARUTNEWSTODAY.COM – GARUT – Dunia pendidikan di Kabupaten Garut kembali diguncang isu panas. Kali ini, dugaan penyalahgunaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) mencuat di SDN Mekarsari 1 Cibalong dan menjadi perbincangan hangat di tengah masyarakat.
Kepala sekolah yang disebut berinisial Oom diduga menyalahgunakan dana BOS yang semestinya diperuntukkan bagi kepentingan siswa dan menunjang kegiatan belajar mengajar. Dugaan tersebut kini mulai disorot warga hingga awak media yang meminta adanya penyelidikan serius dari Aparat Penegak Hukum (APH) Kabupaten Garut.
Warga menilai persoalan ini tidak bisa dianggap sepele. Pasalnya, dana BOS merupakan anggaran negara yang secara khusus dialokasikan untuk kebutuhan pendidikan, mulai dari fasilitas sekolah, kegiatan pembelajaran, hingga kebutuhan dasar siswa.
“Dana BOS itu hak siswa, bukan untuk disalahgunakan. Kalau memang ada indikasi penyimpangan, APH harus segera turun tangan dan jangan sampai tutup mata,” ujar salah seorang warga dengan nada geram.
Sorotan publik semakin tajam lantaran dugaan tersebut muncul di tengah berbagai persoalan pendidikan yang belakangan ramai terjadi di Kabupaten Garut. Masyarakat khawatir lemahnya pengawasan anggaran akan membuka ruang terjadinya praktik penyimpangan yang merugikan dunia pendidikan.
Awak media pun menegaskan akan terus mengawal kasus ini hingga ada kejelasan dari pihak berwenang. Transparansi penggunaan anggaran pendidikan dinilai menjadi harga mati demi menjaga kepercayaan masyarakat terhadap lembaga sekolah.
Desakan kini mengarah kepada Kejaksaan Negeri Garut serta instansi terkait agar segera melakukan audit dan pemeriksaan menyeluruh terhadap pengelolaan dana BOS di sekolah tersebut. Jika ditemukan adanya pelanggaran, masyarakat meminta proses hukum dilakukan tanpa pandang bulu.
“Jangan sampai dana pendidikan yang seharusnya membantu siswa justru menjadi bancakan oknum tertentu,” ungkap warga lainnya.
Sekolah sebagai lembaga pendidikan formal memiliki tanggung jawab besar dalam menciptakan lingkungan belajar yang sehat, aman, dan berkualitas. Karena itu, pengelolaan anggaran pendidikan dituntut dilakukan secara transparan, akuntabel, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak SDN Mekarsari 1 Cibalong maupun instansi terkait belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan tersebut.
***Iis Popon


















