GARUTNEWSTODAY.ID – Bandung – Kabar duka selalu meninggalkan ruang hening bagi mereka yang pernah mengenal, bekerja bersama, maupun merasakan jejak pemikiran seseorang. Kini dunia jurnalistik pun memiliki caranya sendiri untuk mengenang para pejuangnya. Salah satunya adalah sosok Kang Rahman S. Hakim, yang dikenal sebagai Pemimpin Redaksi dejurnal.com yang telah berpulang pada Sabtu, (29/8)
Bagi rekan-rekan seprofesi, nama Kang Rahman S. Hakim bukan sekadar identitas seorang pemimpin redaksi. Ia merupakan bagian dari perjalanan panjang dunia pers dan informasi, khususnya dalam upaya menghadirkan berita kepada masyarakat di Jawa Ba.
Di tengah derasnya perkembangan media digital, menjadi seorang Pemimpin Redaksi bukanlah perkara sederhana. Ada tanggung jawab besar dalam menjaga arah pemberitaan, membangun integritas redaksi, serta memastikan informasi yang disampaikan kepada publik tetap memiliki nilai dan tanggung jawab.
Kang Rahman S. Hakim telah meninggalkan jejak dalam perjalanan jurnalistik melalui perannya di dejurnal.com. Dedikasi dan kiprahnya menjadi bagian dari dinamika dunia media yang terus berkembang dan menghadapi berbagai tantangan.
Kepergian seorang insan pers tentu bukan hanya kehilangan bagi keluarga dan orang-orang terdekat. Lebih dari itu, dunia jurnalistik kehilangan salah satu bagian dari perjalanan perjuangan dalam menjaga ruang informasi tetap hidup.
Bagi mereka yang pernah mengenal Kang Rahman, kenangan tentang percakapan, kebersamaan, diskusi, serta perjuangan dalam dunia jurnalistik tentu akan tetap tersimpan. Sebab seorang wartawan mungkin dapat meninggalkan ruang kerja dan ruang redaksi, namun gagasan, pemikiran, serta jejak perjuangannya akan tetap hidup dalam ingatan banyak orang.
Dunia pers terus berjalan. Berita akan terus ditulis, peristiwa akan terus diberitakan, dan generasi baru wartawan akan terus tumbuh. Namun setiap perjalanan memiliki orang-orang yang pernah mengambil bagian di dalamnya.
Kang Rahman S. Hakim adalah salah satu bagian dari perjalanan tersebut. Hari ini, mengenangnya bukan semata tentang sebuah kehilangan. Mengenang Kang Rahman juga menjadi pengingat bahwa di balik setiap media, berita, dan ruang redaksi, terdapat manusia-manusia yang mengabdikan waktu, tenaga, dan pikirannya untuk menghadirkan informasi kepada masyarakat.
Selamat jalan, Kang Rahman S. Hakim. Terima kasih atas jejak, dedikasi, kebersamaan, dan pengabdian yang telah diberikan dalam perjalanan dunia jurnalistik.
Namamu mungkin telah meninggalkan ruang redaksi, tetapi jejak perjuanganmu akan tetap hidup dalam ingatan mereka yang pernah mengenal dan berjalan bersamamu.
Semoga almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT, diampuni segala khilaf dan kesalahannya, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kekuatan.
***Red


















