DUGAAN FEE PROGRAM P3A MITRA CAI 2026 DI CISOMPET GARUT CAPAI 50 PERSEN, KETUA KELOMPOK UNGKAP ADA POTONGAN Rp95 JUTA

GARUTNEWSTODAY.ID — Garut Selatan — Dugaan adanya potongan atau fee komitmen dalam pelaksanaan Program Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) Mitra Cai Tahun Anggaran 2026 di Kecamatan Cisompet, Kabupaten Garut, mencuat ke publik.

Berdasarkan penelusuran tim GarutNewsToday, terdapat pengakuan dari salah satu ketua kelompok penerima program yang menyebut adanya potongan anggaran dengan nilai mencapai sekitar Rp95 juta dari total anggaran sebesar Rp195 juta.

Jika pengakuan tersebut benar dan angka yang disebutkan sesuai dengan nilai anggaran program, maka potongan yang dimaksud berada di kisaran 48,7 persen, atau mendekati separuh dari total anggaran.

Ketua kelompok yang meminta identitasnya dirahasiakan tersebut mengaku adanya fee komitmen yang harus diberikan dalam pelaksanaan program.

“Ada fee komitmen sekitar Rp95 juta, dari anggaran Rp195 juta,” demikian pengakuan ketua kelompok tersebut kepada Awak media garutnewstoday.

Besarnya angka yang disebutkan tentu menimbulkan pertanyaan serius. Apabila dana program sebesar Rp195 juta, sementara sekitar Rp95 juta harus dikeluarkan sebagai fee komitmen, maka dana yang secara matematis tersisa hanya sekitar Rp100 juta untuk pelaksanaan kegiatan.

Kondisi tersebut perlu mendapat perhatian karena program P3A Mitra Cai pada prinsipnya berkaitan dengan pembangunan maupun peningkatan infrastruktur irigasi yang manfaatnya diharapkan langsung dirasakan oleh masyarakat petani.

Potongan yang mendekati separuh anggaran, apabila benar terjadi, berpotensi memengaruhi kualitas maupun volume pekerjaan di lapangan.

Namun demikian, garutnewstoday belum menyimpulkan bahwa Rp95 juta tersebut merupakan pungutan ilegal atau tindak pidana. Istilah fee komitmen yang disebut narasumber juga masih perlu diperjelas mengenai siapa penerimanya, dasar hukumnya, mekanisme pemberiannya, serta apakah tercantum dalam dokumen resmi program.

Pengakuan tersebut menjadi pintu masuk bagi penelusuran lebih lanjut mengenai mekanisme pelaksanaan Program P3A Mitra Cai 2026 di wilayah Kecamatan Cisompet.

Pertanyaan penting yang perlu dijawab antara lain: siapa yang menentukan besaran fee, kepada siapa dana tersebut diberikan, apakah terdapat bukti transaksi, dan atas dasar apa potongan tersebut dilakukan?

Selain itu, perlu diketahui pula apakah seluruh kelompok penerima program mengalami mekanisme serupa atau hanya kelompok tertentu.

Jika benar terdapat pola potongan dengan persentase yang besar, persoalan tersebut bukan lagi sekadar persoalan internal kelompok, melainkan menyangkut transparansi pengelolaan anggaran program yang bersumber dari pemerintah.

garutnewstoday akan terus melakukan penelusuran dan konfirmasi kepada pihak-pihak terkait, termasuk pengelola program, kelompok P3A, instansi teknis, serta pihak lain yang mengetahui mekanisme pencairan dan pelaksanaan Program Mitra Cai 2026.

Publik berhak mengetahui apakah anggaran sebesar Rp195 juta tersebut benar-benar diterima secara utuh oleh kelompok dan digunakan sesuai peruntukannya.

Benarkah ada fee komitmen Rp95 juta? Siapa yang menerima? Dan apakah praktik tersebut memiliki dasar aturan yang sah? atau hanya klaim yang mengatasnamakan pengusung.

***Tim

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *