Beras Bantuan Pangan Di Desa Bojong Kidul Dipastikan Layak, H. Ijang Bantah Dugaan Beras Bau

GARUTNEWS TODAY.ID – Pameungpeuk – Beredarnya informasi mengenai dugaan beras Bantuan Pangan di Desa Bojong Kidul, Kecamatan Pameungpeuk, Kabupaten Garut, yang disebut-sebut mengeluarkan bau, mendapat klarifikasi dari pihak mitra penyalur Bulog.

H. Ijang selaku mitra penyalur Bantuan Pangan memastikan bahwa beras yang didistribusikan kepada masyarakat penerima bantuan dalam kondisi layak dan tidak sebagaimana isu yang ramai diperbincangkan.

Menurut H. Ijang, hingga saat ini pihaknya belum menerima laporan maupun komplain dari masyarakat penerima manfaat terkait kualitas beras yang disalurkan di Desa Bojong Kidul.

“Kalau terkait dugaan beras bau, itu tidak benar. Sampai sejauh ini tidak ada laporan dari masyarakat penerima bantuan maupun dari perangkat desa,” ujar H. Ijang.

Ia menjelaskan, komunikasi dengan Pemerintah Desa Bojong Kidul juga terus dilakukan, terutama berkaitan dengan proses pendistribusian bantuan pangan kepada masyarakat.

H. Ijang menegaskan bahwa dirinya cukup intens berkomunikasi dengan perangkat desa. Karena itu, apabila memang terdapat persoalan terkait kualitas beras yang diterima masyarakat, pihaknya berharap informasi tersebut dapat disampaikan secara langsung untuk dilakukan pengecekan.

“Intinya kami terus berkomunikasi dengan perangkat desa. Kalau memang ada masyarakat yang menerima beras dalam kondisi tidak layak, tentu kami siap menerima laporan dan melakukan pengecekan, serta penggantian” katanya.

Ia juga menegaskan bahwa beras Bantuan Pangan yang disalurkan merupakan bagian dari program bantuan pemerintah yang diperuntukkan bagi masyarakat penerima manfaat, sehingga kualitas dan kelayakannya menjadi perhatian dalam proses penyaluran.

Dengan adanya klarifikasi tersebut, H. Ijang berharap masyarakat tidak mudah mempercayai informasi yang belum dipastikan kebenarannya. Apabila terdapat persoalan di lapangan, masyarakat diharapkan menyampaikannya melalui pemerintah desa atau pihak penyalur agar dapat segera ditindaklanjuti.

Hingga klarifikasi ini disampaikan, belum terdapat laporan resmi dari penerima manfaat maupun perangkat Desa Bojong Kidul terkait dugaan beras Bantuan Pangan yang berbau sebagaimana adanya pemberitaan di media.

***Red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *