GARUTNEWSTODAY.ID – CISOMPET – Dugaan adanya makanan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang sudah basi di Kecamatan Cisompet namun tetap dibagikan kepada siswa mencuat setelah adanya laporan dari salah seorang wali murid. Dugaan tersebut kemudian dikonfirmasi kepada pihak dapur penyedia MBG.
Berdasarkan informasi dari percakapan WhatsApp yang diterima redaksi, pihak garutnewstoday meminta klarifikasi kepada pihak dapur terkait informasi adanya makanan yang diduga sudah basi tetapi tetap diberikan kepada siswa.
jurnalis menyampaikan bahwa terdapat informasi mengenai dugaan makanan basi yang diterima siswa dan meminta konfirmasi agar pemberitaan berimbang.
Menanggapi hal itu, pihak dapur tidak membenarkan tudingan tersebut. Mereka justru mempertanyakan apakah terdapat bukti foto yang menunjukkan kondisi makanan saat masih berada di dalam ompreng (wadah makanan).
“Ada bukti fotonya a?” tulis pihak dapur.
Pihak dapur menjelaskan bahwa foto yang mereka terima bukan menunjukkan makanan saat masih berada di dalam ompreng, melainkan sudah dipindahkan ke wadah lain sehingga, menurut mereka, tidak dapat dipastikan kondisi makanan tersebut berasal dari dapur maupun kapan foto itu diambil.
“Foto yang kami dapat dari dia juga bukan posisi makanannya di ompreng, tapi sudah pindah wadah, kemungkinan di rumah, dan kita tidak tahu itu makanan dicek siang apa sore,” tulis pihak dapur dalam percakapan tersebut.

Selain itu, pihak dapur mengaku tidak menerima laporan atau komplain dari pihak sekolah maupun orang tua siswa terkait menu pada hari yang dimaksud.
Mereka menyebut hanya satu orang yang menyampaikan keluhan dan tidak melakukan konfirmasi terlebih dahulu kepada pihak dapur.
“Komplennya buat hari kemarin, sama sekali kami tidak dapat atau tidak ada, yang komplain cuma ibu ini doang. Dan itu juga tidak konfirmasi ke kitanya dulu,” tulisnya.
Pihak dapur juga menyatakan siap menerima laporan secara langsung apabila ditemukan makanan yang dianggap tidak layak konsumsi.
“Kalau misalnya benar makanannya gak layak makan, biar ibunya datang aja ke dapur, dipastikan sama kita,” demikian isi tanggapan pihak dapur.
Hingga berita ini diturunkan, belum terdapat bukti yang dapat memverifikasi secara independen bahwa makanan yang dimaksud memang berasal dari paket MBG dalam kondisi basi saat didistribusikan kepada siswa. Karena itu, informasi ini masih berupa dugaan dan menunggu klarifikasi maupun hasil pemeriksaan dari pihak-pihak terkait.
Redaksi garutnewstoday.id membuka ruang hak jawab bagi seluruh pihak yang memiliki informasi tambahan atau bukti pendukung agar pemberitaan tetap berimbang sesuai dengan prinsip jurnalistik.
***Red


















