GARUTNEWSTODAY.ID – GARUT – Pengamat kebijakan publik Ade Burhanudin (Adbur) mengkritisi pernyataan Anggota Dewan Pendidikan Kabupaten Garut yang menyebut konflik birokrasi dalam penataan Koordinator Wilayah (Korwil) Pendidikan sebagai salah satu penyebab mandeknya indeks pendidikan di Kabupaten Garut.
Menurut Adbur, pernyataan tersebut terlalu menyederhanakan persoalan pendidikan yang sesungguhnya sangat kompleks dan harus didukung data yang jelas.
“Kalau konflik Korwil disebut penyebab mandeknya indeks pendidikan, publik berhak tahu datanya. Indeks yang mana, sejak kapan stagnan, dan apa korelasinya dengan polemik Korwil?” ujar Adbur, Minggu (21/6/2026).
Ia menegaskan bahwa kualitas pendidikan tidak ditentukan oleh satu faktor saja. Banyak aspek yang memengaruhi, mulai dari kualitas guru, kepemimpinan sekolah, angka putus sekolah, pemerataan akses pendidikan hingga efektivitas penggunaan anggaran.
Adbur juga menilai kritik terhadap Korwil seharusnya diarahkan pada efektivitas kelembagaan dan dasar regulasinya, bukan sekadar membangun narasi konflik birokrasi.
“Kalau Korwil dianggap bermasalah, bahas efektivitas dan relevansinya. Jangan berhenti pada narasi konflik tanpa menawarkan solusi yang jelas,” tegasnya.
Terkait polemik batalnya pembagian Surat Perintah Tugas (SPT) kepada 42 Korwil Pendidikan, Adbur menilai hal itu memang mencerminkan persoalan tata kelola birokrasi yang perlu dievaluasi. Namun menurutnya, terlalu dini jika peristiwa tersebut langsung dikaitkan dengan stagnasi indeks pendidikan.
Ia juga mengingatkan bahwa Dewan Pendidikan memiliki fungsi pengawasan dan pemberian rekomendasi kebijakan. Karena itu, jika memang terjadi stagnasi pendidikan, publik berhak mengetahui langkah dan rekomendasi yang telah dilakukan lembaga tersebut.
“Kritik itu penting, tetapi harus berbasis data dan disertai introspeksi. Jangan sampai opini lebih dominan daripada fakta,” pungkasnya.
Polemik Korwil harus segera di selesaikan, biar arah pendidikan Garut Hebat berkelanjutan segera terimplementasi dengan benar.
*Red
“Mari Membangun Narasi Pendidikan Berbasis Data” Pengamat Adbur Kritik Pernyataan Dewan Pendidikan Soal Korwil dan Indeks Pendidikan Garut


















